Remidi Alat Ukur Listrik untuk kelas Reguler

Petunjuk:

  • Silahkan download soal remidi dibawah ini
  • Soal Remidi kelas reguler
  • Kerjakan soal tersebut dg cara (1) diketik pada microsoft word atau (2) dikerjakan pada kertas kemudian difoto jawabannya. Pilih salah satu alternatif cara mengerjakan soal tersebut kemudian kirim ke email : irnin.agustina@gmail.com
  • Tugas remidi dikerjakan dan dikumpulkan / dikirim ke email paling lambat hari Jumat, 24 November 2017 pukul 17.00 WIB
  • Pada lembar jawaban jangan lupa ditulis identitas lengkap (nama, nim, kelas)
  • Selamat mengerjakan!!!
Iklan

Tugas Fisika Optik untuk kelas X5A

Hukum Snellius adalah rumus matematika yang memberikan hubungan antara sudut datang dan sudut bias pada cahaya atau gelombang lainnya yang melalui batas antara dua medium isotropik berbeda, seperti udara dan gelas.

buktikan persamaan Hukum Snellius pada pemantulan

\Theta_{i}=\Theta _{r}

Analisis Butir Soal (validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran soal, daya pembeda soal)

Persoalan alat ukur yang digunakan evaluator ketika melakukan kegiatan evaluasi sering dihadapkan pada persoalan akurasi, konsisten dan stabilitas sehingga hasil pengukuran yang diperoleh bisa mengukur dengan akurat sesuatu yang sedang diukur. Instrumen ini memang harus memiliki akurasi ketika digunakan. Konsisten dan stabil dalam arti tidak mengalami perubahan dari waktu pengukuran satu ke pengukuran yang lain.

Alat ukur atau instrumen yang baik harus memenuhi dua syarat yaitu validitas dan reliabilitas. Suatu alat ukur yang tidak reliabel atau tidak valid akan menghasilkan kesimpulan yang bias, kurang sesuai dengan yang seharusnya, dan akan memberikan informasi yang keliru mengenai keadaan subjek atau individu yang dikenai tes itu. Apabila informasi yang keliru itu dengan sadar atau tidak dengan sadar digunakan sebagai dasar pertimbangan dalam pengambilan suatu keputusan, maka keputusan itu tentu bukan merupakan suatu keputusan yang tepat.

Analisis butir soal.

  1. Validitas

Tes dikatakan memiliki validitas jika hasilnya sesuai dengan kriteria, dalam arti memiliki kesejajaran antara hasil tes dengan kriteria. Validitas masing-masing soal ditentukan dengan rumus korelasi product moment, yaitu:

keterangan:

rxy  =  Koefisien korelasi

N  =  Banyaknya subyek

∑X  =  Jumlah skor item

∑Y =  Jumlah skor total

∑XY =  Jumlah perkalian skor item dengan skor total

∑X2  =  Jumlah kuadrat skor item

∑Y2  =  Jumlah kuadrat skor total

 

  1. Reliabilitas

Penentuan reliabilitas soal dengan menggunakan rumus Kuder Richardson-20 (KR-20) yaitu:

keterangan:

r11= reliabilitas tes secara keseluruhan

p = proporsi subjek yang menjawab item dengan benar

q = proporsi subjek yang menjawab item dengan salah

n = banyaknya item

S = standar deviasi dari tes

 

  1. Daya pembeda

Daya pembeda soal yang baik adalah yang dapat membedakan antara siswa yang pandai dengan siswa yang kurang pandai berdasarkan kriteria tertentu. Untuk menentukan indeks diskriminasi digunakan rumus sebagai berikut:

keterangan:

JA = banyaknya peserta kelompok atas

JB = banyaknya peserta kelompok bawah

BA = banyaknya kelompok atas yang menjawab benar

BB = banyaknya kelompok bawah yang menjawab benar

Dengan kriteria indeks diskriminasi sebagai berikut:

D = 0,00 – 0,20 adalah jelek

D = 0,21 – 0,40 adalah cukup

D = 0,41 – 0,70 adalah baik

D = 0,71 – 1,00 adalah baik sekali

 

  1. Tingkat kesukaran soal

Tingkat taraf kesukaran soal ditunjukkan oleh bilangan yang disebut indeks kesukaran soal yang dapat dihitung:

Keterangan:

P = Indeks kesukaran soal

B = Jumlah siswa yang menjawab benar

JS = Jumlah seluruh siswa peserta tes

Kriteria yang berhubungan dengan indeks kesukaran soal ini adalah sebagai berikut:

P = 0,00 – 0,30 adalah soal sukar

P = 0,30 – 0,70 adalah soal sedang

P = 0,70 – 1,00 adalah soal mudah

Dalam menganalisis butir soal dapat dianalisis dengan menggunakan Microsoft Excel maupun SPSS

analisis butir soal

Media Pembelajaran Interaktif dengan LECTORA

Media pembelajaran adalah sebuah alat yang berfungsi dan dapat digunakan untuk menyampaikan informasi dan pesan pembelajaran. Dalam membuat media pembelajaran yang menarik juga harus memperhatikan dan mempertimbangkan dalam pemilihan media. Pertimbangan media yang akan digunakan dalam proses pembelajaran menjadi pertimbangan utama karena media yang dipilih harus sesuai dengan tujuan pengajaran, bahan pengajaran, metode mengajar, tersedianya alat yang dibutuhkan, kondisi siswa, dan kemampuan siswa. Keterkaitan antara media pembelajaran dengan tujuan pembelajaran, materi, metode, dan kondisi siswa harus menjadi perhatian dan pertimbangan guru dalam memilih dan menggunakan media dalam proses pembelajaran di kelas sehingga media yang digunakan lebih efektif dan efisien untuk mencapai tujuan pembelajaran.

Menurut Mas’ud (2012: 1-2) mengatakan Lectora Inspire adalah authoring tool untuk pengembangan konten e-learning yang dikembangkan  oleh  Trivantis Corporation. Lectora Inspire  mampu  membuat  kursus  pelatihan  online, penilaian, dan presentasi  dengan cepat dan sederhana. Pendirinya adalah Timothy D. Loudermilk di Cincinnati, Ohio, Amerika tahun 1999.  Tahun  2011, Lectora  Inspire memperoleh  5 penghargaan    dalam bidang produk E-learning inovatif, Authoring  Tool, tool  presentasi  terbaik,  dan teknologi e-learning terbaik.  Sehingga  wajar  lebih dari  50  perusahaan  atau  instansi  di  dunia  memilih Lectora.

Sebagai authoring tool yang tengah banyak dikembangkan, Lectora Inspire memiliki beberapa kelebihan  dibanding  authoring  tool  e-learning  lainnya.  Kelebihan  tersebut  di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Lectora Inspire dapat digunakan untuk membuat  website, konten elearning interaktif, dan presentasi produk atau profil perusahaan.
  • Fitur-fitur yang disediakan Lectora Inspire sangat memudahkan pengguna pemula untuk membuat multimedia (audio dan video) pembelajaran.
  • Bagi seorang guru atau pengajar, keberadaan lectora inspire data memudahkan membuat media pembelajaran.
  • Template yang dimiliki Lectora cukup lengkap.
  • Lectora Inspire menyediakan Media Library yang sangat membantu pengguna.
  • Lectora Inspire sangat memungkinkan penggunanya untuk mengkonversi presentasi Microsoft PowerPoint menjadi konten e-earning.
  • Konten yang dikembangkan dengan Lectora Inspire dapat dipublikasikan menjadi berbagai  output  seperti  HTML5, single file executable (exe.),  CD-OM, maupun standar e-learning seperti SCORM dan AICC.

Pada  tampilan  antarmuka  Lectora  Inspire  terdapat empat  bagian utama, yaitu Menu, Toolbar, Title Explorer, dan Working Area.

contoh produk aplikasi media pembelajaran dengan lectora dapat didownload:

http://www.4shared.com/file/jPXh_mtuce/Tekanan.html